KARANG GIGI

Ayu-Pradnyayani - Diabetes Militus, umah Sakit Ari Canti - Rumah Sakit di Gianyar, Rumah Sakit di BaliKARANG GIGI 

Karang gigi merupakan plak gigi yang mengeras pada permukaan gigi dimana karang gigi mengandung  bakteri dan kandungan anorganik seperti kalsium yang berasal dari air liur.

Bagaimana proses terbentuknya karang gigi ?

Bakteri didalam mulut  bercampur dengan protein dan sisa-sisa makanan akan membentuk lapisan yang menempel di gigi, yang disebut plak gigi. Jika rajin membersihkan plak gigi, bisa mencegah kerusakan gigi yang permanen. Namun  bila plak gigi dibiarkan, lama kelamaan akan mengeras dan membentuk karang gigi.

Apa Dampak dari karang Gigi ?

Karang gigi yang mengalami penebalan akan menimbulkan penyakit dan efek negatif lainnya bagi kesehatan rongga mulut  seperti :

  1. Penurunan perlekatan gusi pada permukaan gigi

Gusi bengkak,  lama kelamaan perlekatan gusi ke gigi menjadi turun digantikan dengan karang gigi. Bila terjadi dalam waktu lama maka gigi akan tetap menempel pada gusi karena tertahan oleh karang gigi, dan ketika karang gigi dilepas maka gigi akan goyah bahkan bisa lepas dari gusi jika karang gigi sangat tebal.

  1. Penyebaran bakteri dan penyakit sistemis

bakteri-bakteri yang terkandung dalam karang gigi  turut menyebar bersama aliran darah, maka akan terjadi infeksi di tempat-tempat lain dalam tubuh seperti pada jantung yang menyebabkan penyakit perikarditis serta endokarditis.

  1. Menimbulkan bau mulut

Karang gigi  mengandung bakteri yang mengeluarkan gas penyebab bau mulut

 

 

  1. Meningkatkan risiko infeksi pada rongga mulut

Jika memiliki karang gigi disertai  luka di dalam rongga mulut, maka luka akan sulit untuk sembuh karena diperparah dengan adanya bakteri dari karang gigi.

  1. Mempermudah terjadinya lubang pada gigi

Karang gigi mengandung bakteri yang mendukung proses terjadinya karies atau lubang gigi.karena karang gigi sulit dibersihkan maka bakteri-bakteri yang bersembunyi di dalam karang gigi  akan lebih mudah menggerogoti gigi

 

Bagaimana cara mencegahnya ?

  1. Sikat gigi secara rutin

Lakukan sikat gigi sehari 2 kali. Pergunakan sikat gigi yang lembut dan cukup kecil untuk menjangkau sela-sela gigi dan mencapai bagian terdalam dari gigi

  1. Gunakan Pasta Gigi dengan fluoride

Fluoride membantu plak gigi mengeras dan menjadi karang gigi

  1. Jangan Merokok

Orang yang merokok cendrung mengalami masalah karang gigi

  1. Perhatikan makanan yang dikonsumsi

Batasi konsumsi makanan, termasuk cemilan, yang terlalu manis. Pilihlah makanan yang lebih sehat seperti sayuran dan buah-buahan segar

  1. Kunjungi Dokter Gigi

periksakan  ke dokter gigi secara berkala setiap 6 bulan sekali. Membersihkan karang gigi yang menempel hanya aman jika dilakukan oleh dokter/ahli kesehatan gigi profesional dengan peralatan yang memang khusus untuk menghancurkan dan mengangkat karang gigi.