MARI KENALI GANGGUAN BIPOLAR

MARI KENALI GANGGUAN BIPOLAR

dr. Anak Agung Ayu Agung Indriany, Sp.KJ

 

Gangguan bipolar merupakan gangguan mental yang ditandai dengan perubahan emosi yang drastis. Pada seeseorang dengan gangguan bipolar dapat merasakan gejala mania (sangat senang) dan depresif (sangat terpuruk).

Gejala manik-depresif ini ditandai dengan perubahan suasana hati yang sama sekali tidak dapat diperkirakan. Gejalanya meliputi periode mania, atau perubahan suasana hati, yang diselingi dengan periode depresi. Diantara masing-masing periode, pasien berperilaku normal

Penyebab

Penyebab spesifik gangguan bipolar dan gejalanya masih belum diketahui secara pasti.

Beberapa ahli berpendapat bahwa gangguan bipolar disebabkan oleh ketidakseimbangan neurotransmitter atau zat pengontrol fungsi otak. Disamping itu, ada juga yang berpendapat bahwa gangguan bipolar berkaitan dengan faktor keturunan.

Beberapa faktor yang diduga bisa meningkatkan risiko seseorang terkena gangguan bipolar adalah

  • Sosial
  • Genetik
  • Lingkungan
  • Fisik

Jenis Gangguan Bipolar

Terdapat 2 jenis gangguan Bipolar:

Bipolar I, jika periode manik tunggal muncul paling tidak satu kali;

Bipolar II, jika terdapat gabungan dari periode depresi mayor dan hipomanik.

 

Gejala Gangguan Bipolar

Dua fase / periode dalam gangguan bipolar, yaitu fase mania (naik) dan depresi (turun).

  1. Fase/perode mania : Seseorang dengan fase mania terlihat sangat bersemangat, enerjik, dan bicara cepat.
  1. Fase/periode periode depresi : Seseorang dengan fase depresi akan terlihat sedih, lesu, dan hilang minat terhadap aktivitas sehari-hari.

Disamping itu berdasarkan perputaran episode suasana hati, ada sebagian pengidap gangguan bipolar yang mengalami keadaan normal di antara mania dan depresi. Tetapi ada juga yang mengalami perputaran cepat dari mania ke depresi atau sebaliknya tanpa adanya periode normal (rapid cycling).

Selain hal diatas , ada juga  seseorang dengan gangguan bipolar  mengalami mania dan depresi secara bersamaan. Misalnya merasa sangat berenerjik, tetapi di saat bersamaan juga merasa sangat sedih dan putus asa. Gejala ini dinamakan dengan periode campuran (mixed state)

Diagnosa.

Diagnosa Gangguan Bipolar ditegakkan dengan metode wawancara ke keluarga atau kerabat pengidap gangguan bipolar, dimana dalam wawancara ini mencakup gejala, awal terjadinya dan seberapa sering gejala muncul.

Kemana dirujuk?

Seseorang dengan gangguan Bipolar ditangani oleh psikiater atau dokter spesialis kesehatan jiwa.