UBUD, GIANYAR — Upaya percepatan penurunan angka stunting sebagai agenda prioritas nasional membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang terstruktur dan berkelanjutan. Menjawab tantangan tersebut, Rumah Sakit Ari Canti berkolaborasi aktif dengan Pemerintah Desa Mas dan Puskesmas Ubud I dalam menyelenggarakan Kegiatan Evaluasi Stunting Terpadu di Desa Mas, Ubud.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Perbekel Desa Mas, I Wayan Gede Darmayuda. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa selain pemeriksaan kesehatan menyeluruh, hasil dari evaluasi ini akan dijadikan sebagai dasar pendataan program bantuan susu bagi anak-anak dari Pemerintah Kabupaten Gianyar.
“Kegiatan ini bukan sekadar pemeriksaan kesehatan rutin, tetapi hasil evaluasi hari ini akan menjadi dasar pendataan penerima bantuan susu anak dari Pemkab Gianyar. Saya berpesan kepada para orang tua agar bantuan susu tersebut nantinya benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya bagi si kecil, sehingga si kecil mendapat gizi yang optimal, karena Gizi dan kesehatan anak harus menjadi prioritas utama kita bersama.” tegas I Wayan Gede Darmayuda di hadapan para orang tua yang hadir.
Dalam skema kolaborasi ini, Pemerintah Desa Mas bertindak sebagai penyelenggara tingkat wilayah, didukung penuh oleh Puskesmas Ubud I sebagai penanggung jawab fasilitas pelayanan kesehatan primer. Sementara itu, RS Ari Canti hadir melengkapi sinergi tersebut dalam kapasitasnya sebagai mitra rujukan medis, dengan menerjunkan tim ahli multidisiplin untuk memberikan layanan pemeriksaan, evaluasi, serta edukasi kesehatan tingkat lanjut bagi ibu dan anak.
Penguatan Penanganan Melalui Kepakaran Medis
Kehadiran tim dokter spesialis dan tenaga ahli dari RS Ari Canti memberikan dimensi evaluasi yang lebih komprehensif. Pasien tidak hanya mendapatkan pengukuran antropometri standar, melainkan juga pemeriksaan klinis menyeluruh untuk mengidentifikasi faktor risiko mendasar melalui tiga pilar utama:
- Dokter Spesialis Anak: Melakukan evaluasi medis mendalam, skrining grafik pertumbuhan, serta penanganan indikasi infeksi kronis atau kelainan tumbuh kembang fisik.
- Ahli Gizi (Nutrionis): Analisis asupan gizi harian, memberikan konseling porsi gizi seimbang, dan menyusun rekomendasi formulasi menu sehat berbasis bahan pangan lokal.
- Psikolog Klinis: Menilai perkembangan psikomotorik dan emosional anak, memberikan edukasi pola asuh (parenting), serta membantu mengatasi kendala perilaku makan (feeding rules).
Sinergi Berkelanjutan Demi Masa Depan Generasi Muda
Kolaborasi ini menjadi perwujudan konkret dari konsep perpaduan antara kebijakan pemerintah desa, layanan kesehatan dasar (Puskesmas), dan pelayanan kesehatan rujukan (Rumah Sakit). Dengan adanya evaluasi bersama ini, data tumbuh kembang anak di Desa Mas tersusun lebih akurat, sehingga intervensi susulan dapat dilakukan secara tepat sasaran.
Melalui kegiatan evaluasi terpadu ini, RS Ari Canti mempertegas komitmennya untuk tidak hanya berfokus pada layanan kuratif di dalam rumah sakit, tetapi juga berperan aktif dalam program preventif dan promotif di tengah masyarakat Gianyar dan sekitarnya.




